Rabu, 20 Mei 2015

Cara Jitu Menerjemahkan Keinginan Pelanggan

         


            Dunia kian tidak ada batasnya. Kemajuan teknologi menciptakan keadaan yang tiada berjarak. Bagi dunia bisnis, peluang ini bisa dijadikan sebagai strategi pemasaran. Keunggulan teknologi memberikan manfaat signifikan terhadap dunia bisnis. Kebutuhan meningkatkan brand, mengangkat pelayanan,dan menunjang efektivitas interaksi kepada konsumen bisa dilakukan melalui optimalisasi teknologi media sosial.

          Sebuah survei yang dilakukan IBM terhadap lebih dari 1.700 chief marketing officer (CMO) dari 64 negara dan 19 industri termasuk 70 CMO dari ASEAN membuktikan, sebagian besar para pimpinan eksekutif pemasaran terbaik di dunia menyadari ada pergeseran penting dalam pola komunikasi mereka dengan pelanggan. Sayangnya, IBM malah menemukan 60% CMO ASEAN tidak siap menghadapi tantangan transformasi era digital. Fokus perhatian para pimpinan perusahaan masih berkutat pada memahami pasar. Kekhawatiran ini yang menyebabkan bagian pemasaran di suatu perusahaan tidak siap terhadap perubahan pola komunikasi pemasar dengan konsumen.

            “Sebagian besar CMO mengakui bahwa mereka kurang terlibat dalam perbincangan real-time tentang merek atau produk. Mereka masih berfokus untuk memahami pasar, bukan untuk memahami setiap individu pelanggan guna menetapkan strategi,” kata Senior Engagement Manager, Strategy, and Transformation Global Business Services IBM Singapore Charles Kamau Njendu. Kendati begitu, tingkat interaksi konsumen dengan CMO ternyata semakin tinggi dibandingkan dengan hasil survei sebelumnya.Kesimpulan survei ini membuktikan ada pergeseran CMO dalam kegiatan pemasaran. Lebih tegas lagi, kata Njendu,perusahaan multinasional saat ini tidak lagi sekadar memikirkan bisnis secara matematis, tetapi juga lebih signifikan adalah bagaimana interaksi CMO dengan konsumen di pasar bisa lebih terintegrasi.

          Kecanggihan era digital memberi kesempatan besar untuk mengambil peran di dalam kaitannya dengan pemasaran produk perusahaan. Selain itu,para eksekutif perusahaan multinasional juga memusatkan perhatiannya pada strategi pemasaran terpadu (integrated marketing strategy), jasa layanan, serta mengangkat merek (brand). “Selama ini banyak CMO kurang peka terhadap strategi pengembangan produk, penetapan harga, serta sales distribution,” ungkap Njendu. Sementara itu, menurut pengamat marketing Yuswohady, saat ini perusahaan-perusahaan di dunia termasuk di Indonesia sudah menyadari peran penting seorang CMO sehingga sebagian besar perusahaan di Indonesia mempunyai divisi tersendiri untuk pemasaran. Hal ini terutama untuk perusahaanperusahaan yang memiliki tingkat kompetisi tinggi. “Saat ini hampir semua perusahaan mempunyai CMO karena pada dasarnya yang menghasilkan duit bagi perusahaan adalah inovasi dan pemasaran. Hanya perusahaan yang tingkat kompetisinya sangat kecil yang tidak ada CMO,” ucap Yuswohady.

          Yuswohady menjelaskan, peran CMO adalah mencari apa yang diinginkan konsumen. Mereka melakukan survei yang kemudian diterjemahkan kepada strategi dan program. Seorang CMO biasanya membuat kebijakan umum yang kemudian diterjemahkan kepala cabang atau wilayah. “Indonesia ini cukup unik, daerah yang luas membuat banyak perusahaan mempunyai cabang di daerah. Kepala cabang itulah yang biasanya menerjemahkan strategi umum yang telah ditetapkan CMO,” tambah Yuswohady. Dalam penelitian yang dilakukan IBM menunjukkan, hal yang paling utama bagi CMO, chief executive officer (CEO), dan chief information officer (CIO) adalah “bagian” dari komponen strategi pemasaran dan ketersediaan teknologi. “Dengan teknologi, perusahaan bisa mengolah data dengan cepat,” kata Njendu.

        Ada beberapa inisiatif yang bisa dijadikan rujukan,menurut studi IBM, supaya para CMO mampu bersiap diri menghadapi perubahan strategi pemasaran di era digital ini. Pertama, dalam sebuah perusahaan hendaknya para pimpinan eksekutif berusaha menciptakan beberapa tim kecil yang fokus terhadap pelaksanaan peningkatan pemasaran melalui teknologi digital. “Inisiatif ini bisa dilakukan dengan menetapkan kekuatan berjangka pendek untuk setiap tugas penting dalam pengembangan dan perbaikan. Tim pelaksana bisa mengundang para ahli di bidang pemasaran untuk berpartisipasi meningkatkan agenda pemasaran perusahaan,” papar Njendu. Selanjutnya tim pelaksana bisa mengidentifikasi peluang untuk mendapatkan kesuksesan sekecil apa pun, yang paling penting cara ini bisa meningkatkan dukungan untuk menciptakan inisiatif yang lebih radikal.

Kedua, membuat perencanaan waktu dengan rekan-rekan kerja untuk saling berkolaborasi secara aktif,mendiskusikan hal-hal yang berkenaan dengan perbaikan alat teknologi pemasaran, mengevaluasi dampak akuntabilitas keuangan, serta mempertimbangkan strategi memberdayakan karyawan supaya bisa menjiwai karakter perusahaan.

Ketiga, melibatkan diri seperti seorang pelanggan. “Turut gabung dalam percakapan pelanggan di media sosial adalah pengalaman menarik bagi CMO untuk mengetahui tingkat ketertarikan brand yang dimiliki perusahaan, serta lebih bisa dekat dengan konsumen,” lanjut Njendu.

Dengan teknologi, semua urusan pemasaran bisa dilakukan secara online sehingga banyak perusahaan akan sulit menyembunyikan data, termasuk data transaksi. Dari situasi seperti ini, CMO di seluruh dunia termasuk Indonesia menyadari akan pergeseran paradigma bisnis.Mereka mulai bertransformasi bahwa data, teknologi, serta interaksi dengan konsumen merupakan strategi bisnis masa depan.

Penulis:Putri Rosmalia Octaviyani
Editor:Hasballah



Sumber : http://www.jitunews.com

Selasa, 05 Mei 2015

6 Tips Agar Karir Cemerlang di Usia 20-an

Beberapa hambatan kecil seringkali membuat para pegawai yang baru berusia 20-an kehilangan kepercayaan dirinya untuk terus melangkah maju. Padahal di rentang usia tersebut, Anda dapat bertransformasi menjadi profesional handal.


Mengutip laman Forbes, Rabu (29/4/2015), usia 20-an merupakan masa di mana Anda masih memiliki semangat besar demi sukses dalam berkarir. Anda juga dapat dengan cepat belajar dari para profesional yang lebih dulu mencapai kesuksesan.


Sebelum mempelajari lebih banyak hal dalam berkarir, sebaiknya Anda mulai membenahi diri sendiri dengan cara-cara sederhana. Berikut enam tips sukses berkarir bagi para pegawai berusia 20-an:


1. Selalu bersyukur
Selalu bersyukur dan berterima kasih merupakan kunci sukses bagi para pemuda berkarir. Jika seseorang berperilaku baik bagi Anda, tunjukkan ketulusan hati saat berterima kasih dengan kata positif dan senyum.
Ini merupakan cara terbaik melanjutkan karir dengan baik. Kesan yang baik selalu berbuntut positif.


2. Ubah kesalahan jadi peluang
Tak peduli pengalaman belajar, kebetulan yang menyenangkan atau pengalaman kurang baik, kesalahan selalu dapat menjadi peluang poisitif bagi Anda. Jangan takut, terima kesalahan tersebut dan berusaha tidak mengulanginya.


3. Bergaul dengan rekan yang dapat memotivasi
Bergaulah dengan orang-orang yang bisa memotivasi Anda. Ini berguna dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Hati-hati ada orang lain di luar sana yang dapat mengganggu dan menguras energi positif Anda saat bekerja.


4. Percaya diri
Di usia muda pastikan Anda cukup percaya diri dalam menjalani karir. Anda hanya memiliki satu tubuh jadi nyamanlah dengan seluruh kekurangan dan kelebihan pribadi.
Saat Anda percaya diri, itu juga dapat tertular pada orang lain di sekitar dan dapat menjadi penopang baik bagi karir di masa depan.


5. Jaga reputasi profesional Anda
Hindari berbagai hal negatif yang dapat menghancurkan seluruh kerja keras pribadi. Tapi menjaga reputasi bukan berarti Anda melupakan hubungan baik dengan teman dan keluarga. Anda tak pernah tahu kapan akan membutuhkann mereka.


6. Tulis tiga hal positif setiap hari
Tak peduli seberapa sulit hari yang Anda lalui selalu ada cara untuk menunjukkan rasa syukur pribadi. Tapi yang satu ini lebih ke pada alat instropeksi diri,
Setidaknya tulis tiga hal positif yang akan mempengaruhi sikap Anda menjadi lebih baik di masa depan. (Sis/Ndw)


Sumber : liputan6.com

Senin, 04 Mei 2015

Menjadi “Siluman"...

 Anda mau menjadi siluman? Ah yang benar saja mas, mana mau saya, itu kan mahkluk yang menjijikan lagi menakutkan?

Bagaimana dengan dana siluman? Waduh kalau yang itu, juga jangan terlibat deh, nanti urusannya panjang kali lebar kali tinggi jadi luas dong?”

Ya, ketika saya sebut siluman, maka sebagian besar akan memberikan respon negatif seperti di atas. Lalu mengapa saya katakan bahwa menjadi "siluman" itu asyik? Bahkan sebenarnya sangat diidamkan banyak orang?

Siluman berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia dikatakan sebagai makhluk halus yang sering menampakkan diri sebagai manusia atau binatang, dan terkadang tersembunyi atau tidak terlihat fisiknya, namun terasa kehadirannya.

Berbeda dengan definisi di atas, "siluman" yang saya maksud adalah SImply LUcky MAN® atau SImply LUcky woMAN® atau menjadi orang yang mudah beruntung. Mau enggak? Wah kalau itu maksud "siluman" mau dong mas. Jadi bagaimana dong caranya menjadi "siluman"?

Menjadi manusia yang selalu beruntung sebenarnya gampang sekali, dan bisa dilakukan oleh semua orang, termasuk Anda dan saya.

Kita bisa beruntung di dalam karir profesional kita, anda juga bisa beruntung didalam bisnis dan pasti kita bisa beruntung di kehidupan keluarga, singkat kata kita bisa jadi "siluman" dimana saja, kapan saja, dan jika perlu mulai sekarang yuk kita ramai-ramai menjadi "siluman".

Ada 3 cara sederhana untuk menjadi "siluman" saya sebut dengan Resep ABC, supaya mudah diingat dan pastinya mudah dilaksanakan:

A adalah Ahead, yang artinya lebih awal, lebih dulu, atau mendahului, untuk menjadi orang yang selalu beruntung dan masuk ke dalam golongan "siluman", memang kita harus mengupayakan lebih dulu, lebih awal, dan lebih cepat tentunya.  Ahead juga berarti kita mampu berubah lebih cepat dari perubahan itu sendiri, dengan kata lain kita sanggup mengantisipasi.
• Contoh aplikasi Ahead adalah, jika atasan anda meminta tugas diselesaikan pada hari Jumat, dan ternyata anda sanggup ahead menyelesaikan pada hari Rabu. Maka jelas atasan anda akan happy, pasti anda beruntung karena atasan anda akan mengandalkan dan percaya kepada anda.
• Contoh lainnya, jika pelanggan minta kita merespon dalam 3 hari kerja, dan kita bisa Ahead merespon dalam 1 hari kerja, maka jelas pelanggan akan girang, dan kita akan beruntung, karena kita dipersepsikan hebat sehingga pelanggan tetap setia dengan kita.

B adalah Beyond, yang maknanya adalah melampaui, melebihi, di atas standar atau go extra miles. Memang tak terbantahkan untuk menjadi "siluman" yang selalu beruntung, cara kedua Anda harus selalu mengupayakan memberikan lebih di atas standar yang ada, dengan demikian anda akan menjadi orang yang di atas standar bukan termasuk golongan orang rata-rata. Jika ini terjadi percayalah anda sudah beruntung.
• Contoh aplikasi Beyond adalah, jika bos anda mengharapkan Anda mencapai hasil penjualan 100 persen, dan ternyata Anda mau go beyond dengan mempersembahkan 130 persen. Maka saya yakin si bos akan sujud syukur, berterima kasih kepada Anda, dan Anda seketika menjadi "siluman" yang beruntung karena si bos pasti memberikan kredit lebih kepada anda.

• Contoh Beyond berikutnya, ketika pelanggan Anda mengharapkan ganti rugi sesuai peraturan yang berlaku Rp 500.000 misalnya, dan ternyata kita mampu memberikan lebih kita berikan Rp 500.000 plus voucher belanja senilai Rp 250.000. Maka saya yakin Anda sudah beruntung karena pelanggan akan mencintai Anda dan mau mempromosikan Anda untuk pelanggan lainnya, jadilah Anda "siluman".

C adalah Champion,  yang memiliki arti juara, atau bisa juga bermakna mempelopori atau perintis. Memang betul untuk menjadi "siluman" yang senantiasa beruntung, kita harus berikhtiar dengan cara ketiga ini yaitu menjadi yang pertama melakukan atau yang merintis terlebih dahulu. Jika tidak, maka agak sulit bagi Anda untuk dikenal dan beruntung.
• Contoh aplikasi Champion, Anda pasti kenal dong dengan Steve Jobs, ya dia adalah orang yang merintis atau mempelopori hadirnya gadget dengan basis teknologi layar sentuh atau touch screen.  Meskipun bukan dia yang menemukan teknologi tersebut, dan akhirnya produk Apple laris manis dan ditiru banyak vendor lainnya hingga saat ini.

Jadi asyik banget ya menjadi SILUMAN, SImply LUcky MAN® atau SImply LUcky woMAN®, selalu beruntung selalu bergaya dan senantiasa sejahtera, Resep ABC yang terdiri dari Ahead, Beyond Champion akan segera mengubah dirimu menjadi "siluman".  Tunggu apa lagi jadilah "siluman" sekarang!




Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com





* Jazak Yus Afriansyah
adalah  seorang  Author , Coach, Trainer (ACT) of Professional Skill Series. Ia menulis Buku Seri Keahlian Profesional yang didesain untuk melengkapi dan membekali para professional dan entrepreuner dengan Knowledge dan Skill yang diperlukan untuk menjawab tantangan dan menangkap peluang bisnis sekaligus menumbuhkan  dan mengembangkan karir profesional

Jazak menulis buku antara lain: Basic Leadership Skill: Coaching and Counseling (2012),  One Minute Selling in Ethical (2013),  High Impressive Presentation Skill (2013),
Stress! So What? Stress Management Skill (2014), Kiss the King Kong: Key Account Management Skill (2014),  Hot Deals! High Productive Negotiation Skill (2015),  Toxic Boss: Ten Most Poisoned Leader Sins (2015).

 

Rabu, 29 April 2015

Lebih Prioritas Mana, Asuransi atau Investasi Reksa Dana?

Dalam teori perencanaan keuangan, idealnya setiap orang harus memiliki asuransi dan investasi. Kegunaan dari asuransi adalah untuk melindungi seseorang atau keluarganya secara keuangan dari risiko yang sifatnya tidak terduga.

Sementara kegunaan dari investasi adalah untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang dan menjaga agar daya beli kita tidak tergerus dengan inflasi. Baik asuransi dan investasi, keduanya sama-sama penting.

Yang menjadi pertanyaan, apabila jumlah uang yang bisa disisihkan setiap bulannya terbatas, apakah sebaiknya digunakan untuk membeli asuransi atau berinvestasi?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami asuransi dengan lebih mendalam. Sama halnya reksa dana yang bisa dibagi menjadi jenis pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham yang disesuaikan dengan kebutuhan keuangan kita, asuransi juga demikian.

Yang dimaksud dengan “membeli” asuransi adalah kita membayar sejumlah uang yang disebut premi kepada perusahaan asuransi. Selanjutnya jika dalam periode tertentu (masa pertanggungan) terjadi risiko pada pembeli asuransi (tertanggung), maka perusahaan asuransi akan membayar sejumlah uang ganti rugi (uang pertanggungan). Jika tidak terjadi risiko, maka premi tersebut menjadi milik asuransi.

Mengapa perusahaan asuransi bisa memberikan uang pertanggungan yang nilainya bisa sangat besar dibandingkan dengan premi yang dibayarkan? Hal ini karena produk asuransi dijual secara luas kepada orang banyak. Keuntungan dari “banyak” orang yang tidak mengalami risiko digunakan sebagai “simpanan” untuk membayar “sedikit” orang yang mengalami risiko.

Secara umum asuransi untuk perorangan dapat dibagi menjadi asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis dan asuransi kesehatan. Manfaat dari masing-masing jenis asuransi tersebut adalah sebagai berikut:

Asuransi Kecelakaan
Memberikan pertanggungan atas risiko kematian dan cacat tetap total yang disebabkan karena kecelakaan. Dengan demikian, untuk risiko cacat tetap total dan kematian yang disebabkan bukan karena kecelakaan tidak ditanggung.

Dalam prakteknya, asuransi ini sering disebut PADD (Personal Accident Death and Disablement) atau disebut juga PA (Personal Accident). Karena kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil, umumnya premi asuransi ini sangat murah, namun uang pertanggungannya terbatas.

Asuransi Jiwa
Memberikan pertanggungan atas risiko kematian karena alasan apapun. Jadi meninggal dunia karena sebab alami, kecelakaan bahkan bunuh diri bisa mendapat uang pertanggungan.

Pada prakteknya, ada beberapa pengecualian yang bisa menyebabkan uang pertanggungan tidak keluar seperti jika kematian terjadi karena tertanggung melakukan kejahatan. Poin-poin pengecualian tersebut bisa dibaca pada polis asuransi yang bersangkutan.

Karena kemungkinan terjadinya lebih besar dibandingkan asuransi PA, umumnya premi asuransi ini lebih mahal namun uang pertanggungannya tidak terbatas.

Asuransi Penyakit Kritis
Memberikan pertanggungan atas risiko terdeteksi mengidap penyakit kritis tertentu. Biasanya masing-masing perusahaan asuransi memiliki ketentuan yang berbeda-beda baik jumlah penyakit kritis yang ditanggung dan tahapan dari penyakit kritis tersebut.

Untuk melakukan klaim atas asuransi ini biasanya tertanggung harus menyiapkan riwayat medis yang sangat lengkap dan jujur dalam mengisi kuesioner. Dengan adanya asuransi ini diharapkan tertanggung bisa membiayai pengobatan penyakitnya.

Asuransi Kesehatan
Memberikan pertanggungan atas risiko tindakan operasi dan rawat inap di rumah sakit. Terkadang, orang tidak bisa membedakan antara asuransi kesehatan dengan asuransi penyakit kritis.

Cara kerja asuransi kesehatan adalah menanggung biaya kesehatan yang timbul dari rawat inap di rumah sakit, biaya tindakan operasi, biaya obat-obatan dan rawat jalan. Misalkan, jika di menjalani rawat inap di rumah sakit, maka per malam Asuransi akan memberikan pertanggungan hingga sekian ratus ribu atau juta per hari.

Tergantung premi yang dibayarkan, ada yang hanya menanggung biaya rumah sakit dan tindakan operasi, ada pula yang sampai pada biaya obat-obatan dan rawat jalan. Sistemnya fleksibel, bisa sistem kartu sehingga kita tidak perlu membayar, bisa juga sistem reimbursement atau kita membayar dahulu baru kemudian melakukan klaim.

Sebagian dari sudah terasuransi
Untuk Anda yang bekerja di perusahaan, sebenarnya tanpa disadari kita sudah memperoleh manfaat asuransi. Sebagai contoh, umumnya perusahaan memberikan manfaat asuransi kesehatan untuk karyawan. Bahkan ada yang menanggung hingga istri dan anaknya.

Ada yang menggunakan asuransi komersial, ada pula yang menggunakan asuransi dari BPJS Kesehatan. Ada pula yang dua-duanya. Beberapa perusahaan yang bonafide bahkan memiliki rumah sakit sendiri dan menggratiskan atau memberikan diskon besar untuk biaya kesehatan bagi karyawan dan pensiunannya.

Kemudian, bagi anda yang didaftarkan dalam Jamsostek atau sekarang lebih dikenal dengan BPJS Ketenagakerjaan, sebenarnya dalam komponen tersebut juga terdapat Jaminan Kecelakaan Kerja yang sudah mencakup Asuransi Jiwa dan Asuransi Personal Accident.

Jika Anda merasa fasilitas dari perusahaan sudah mencukupi, berarti hanya tinggal Penyakit Kritis yang belum anda miliki. Namun jika anda merasa bahwa asuransi yang ada masih belum cukup anda bisa menambahnya melalui asuransi komersial.

Menurut saya, Idealnya, bagi seseorang yang menjadi tulang punggung nafkah keluarga sebaiknya memiliki 3 asuransi yaitu Jiwa, Penyakit Kritis dan Kesehatan sebelum melakukan investasi.

Asuransi atau reksa dana
Kembali ke pertanyaan awal, jika dana terbatas, maka mana yang sebaiknya menjadi prioritas? Apakah investasi reksa dana atau membeli asuransi? Ataukah melakukannya bersamaan seperti halnya reksa dana dan dana darurat?

Jika dana memang sangat terbatas, maka menurut saya sebaiknya asuransi yang menjadi prioritas dibandingkan investasi. Sebab ketika risiko terjadi ketika investasi baru tidak lama dijalankan, dikhawatirkan nilai investasi tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan finansial keluarga.

Sambil berjalannya waktu ketika kondisi finansial sudah mulai meningkat baru kita melakukan investasi. Bagaimana jika karena hal ini kita terlambat maka hasil investasinya kurang maksimal? Sepanjang badan dan pikiran kita sehat, menurut saya gaya hidup bisa disesuaikan dengan kemampuan dan kita bisa mencari cara untuk meningkatkan penghasilan.

Apakah bisa jika kita melakukan investasi saja dengan tidak memiliki asuransi penyakit kritis? Sebenarnya ini tergantung masing-masing orang. Jika anda berani mengambil risiko, pola hidup dan makannya sehat dan tidak ada riwayat penyakit kritis pada keluarga, serta banyak amal dan ibadahnya silakan saja.

Demikian sharing saya kali ini, semoga bermanfaat.


Sumber : kompas.com

Senin, 27 April 2015

4 Langkah Sederhana Jadi Jutawan

Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata jutawan? Mungkin Anda akan membayangkan penampilan yang rapi, baju selalu licin, duduk di restoran mahal sambil minum sampanye?
Sebagian besar orang pasti berpikir tidak bisa untuk meraih semua kenyataan tersebut. Namun sebenarnya, ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk bisa menjadi seorang jutawan.
Mengutip Bussiness Insider, Minggu (26/4/2015), ada beberapa cara yang memang tidak mudah untuk bisa meraih mimpi menjadi jutawan, namun bukan tidak mungkin hal tersebut terjadi.
Berikut langkahnya:

1. Bekerja lebih cerdas dari pesaingLangkah yang harus dilakukan adalah mengindetifikasi pesaing. Jika Anda seorang pengusaha, agar produk bisa dikenal dan tertambat di pikiran konsumen maka  harus ada diferensiasi. Jika Anda seorang karyawan Anda harus bekerja lebih keras untuk bisa mendapat promosi.

Untuk bekerja secara cerdas hanya perlu melakukan analisis secerhana dari apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Contoh mudahnya jangan menjual es krim saat musim dingin. Bagi karyawan, bekerjalah lebih keras dibanding dengan karyawan lain.

2. Belajar dari kesalahan
Anda juga dapat belajar dari orang-orang yang jauh lebih baik dari Anda. Belajar dari yang tidak terbukti itu memacu kita untuk tetap mencoba dan tidak mengulang kesalahan yang sama supaya tidak terulangi.

3. Membangun sesuatu yang senang
Bekerja sendiri maupun dengan orang lain membutuhkan keyakinan. Nah, jika Anda senang dengan pekerjaan Anda, bukan tidak mungkin Anda akan mengerjakan hal tersebut dengan lebih baik jika dibandingkan dengan mereka yang tidak senang dengan pekerjaannya.
Carilah proyek atau pekerjaan yang membuat Anda bersemangat dalam bekerja. Jangan sampai karena merasa terbebani maka hasilnya tidak maksimal.

4. Belajar membuat anggaran
Banyak jutawan yang kaya karena berinvestasi. Oleh karena itu, anda sebagai pengusaha maupun karyawan jangan melupakan investasi.  Saat ini banyak sekali bertebaran situs-situs yang memberikan nasihat investasi. Belajar dari situs tersebut bukan hal yang tabu. (Gdn)

Sumber : liputan6.com

Rabu, 22 April 2015

4 Jenis Investasi yang Perlu Diketahui


Membuat perencanaankeuangantidak bisa dilepaskan dari aktivitas investasi. Pasalnya, berinvestasi merupakan alat untuk mencapai tujuan finansial, dan bukan merupakan tujuan itu sendiri.

Nah, setiap aset investasi memiliki karakteristik potensi keuntungan dan risiko yang berbeda-beda. “Jadi jika ditanya ‘mana aset investasi yang paling baik’, maka jawabannya adalah TERGANTUNG!” ujar Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom., CFP, perencana keuangan independen dan direktur ZAP Finance. “Tergantung seperti apa profil resiko Anda? Tergantung berapa lama lagi dananya mau dipakai? Tergantung berapa besar keuntungan yang Anda inginkan?

Prita menjelaskan, bahwa meski saat ini produk finansial yang ditawarkan di Indonesia sangat beragam, mulai dari deposito, obligasi ritel Indonesia, reksadana, hingga unit-link, sebetulnya jenis aset investasi hanya dibagi menjadi empat. Apa saja? 

Kas atau Tunai. “Meski namanyauang tunai, bukan berarti Anda bisa menempatkan uang di dalam lemari atau di bawah bantal seperti orang-orang jaman dulu,” tegas Prita. “Aset investasi dalam bentuk kas umumnya ditawarkan dalam bentuk tabungan, deposito, atau reksadana pasar uang. Potensi keuntungan yang didapat biasanya tidak lebih dari 6 persen per tahun, namun risiko investasi sangat kecil.”

PendapatanTetap. Aset finansial ini menurut Prita memiliki fitur memberikan pendapatan tetap bagi investornya, bisa bulanan atau tahunan. “Umumnya ditawarkan dalam bentuk Obligasi atau surat utang, dan reksadana pendapatan tetap,” ungkap Prita. “Kemungkinan nilai investasi Anda akan berkembang di atas 10 persen per tahun sangatlah minim, namun jika terjadi gejolak di pasar pun nilai investasi umumnya tidak berkurang drastis.”

Saham. Ini adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. “Saya biasanya membagi saham menjadi dua, yaitu saham perusahaan terbuka dan saham perusahaan tertutup,” papar Prita. “Contoh saham perusahaan tertutup adalah jika Anda memiliki usaha waralaba, atau usaha kecil rumahan.Untuk saham perusahaan terbuka, ada pilihan saham Blue Chips yang biasanya nilai kapitalisasi pasarnya besar, dan saham lapis kedua.” 

Lebih lanjut Mike memaparkan bahwa untuk kelas aset saham, bisa ditemui pilihannya dalam bentuk reksadana campuran, reksadana saham, dan juga saham biasa. “Risiko investasi ini tergolong cukup tinggi, namun potensi keuntungan yang diberikan bisa mencapai lebih dari persen per tahun secara rata-rata,” kata Prita.

Aset fisik. Jenis terakhir adalah aset fisik yang umumnya berbentuk emas, batu permata, dan properti. “Nah, potensi keuntungannya bisa cukup bervariasi, tergantung dari bentuk investasi yang kita pilih,” Prita menjelaskan. “Keunggulan utama kelas aset ini tentu saja investor memegang langsung produk investasinya.”

Jadi, mana kelas aset investasi yang harus menjadi pilihan Anda? Menurut Prita, tentu saja semuanya. “Harus selalu diingat bahwa prinsip dasar berinvestasi adalah jangan pernah menempatkan seluruh dana Anda dalam satu kelas,” tegasnya. “Bentuklah suatu portfolio investasi yang terdiri dari empat kelas investasi di atas, dengan komposisi yang disesuaikan oleh profil risiko masing-masing.” (Antono Purnomo) 

Sumber : http://www.readersdigest.co.id/

Senin, 20 April 2015

8 Rahasia Kebiasaan yang Dijalani Pengusaha Super Sukses

Para pengusaha sukses tidak melakukan hal yang biasa dilakukan orang biasa. Cara berpikir dan tindak tanduknya cenderung aneh bahkan sebagian menganggapnya istimewa. 

Namun seperti mengutip Forbes, Senin (28/10/2013), para pengusaha sukses jarang membagi rahasia suksesnya. 

Dia hanya berbagi cara tanpa menjelaskan pola pikirnya saat menjalankan bisnis. Fakta ini tentu mengejutkan mengingat banyak orang cenderung mengikuti sikap pengusaha saja.

Jadi jika Anda ingin sukses dan meningkatkan kinerja perusahaan, perlu mengamati baik-baik para pengusaha yang lebih dulu mencapai keberhasilannya. 

Berikut 8 kebiasaan yang selalu dilakukan para pengusaha super sukses, yaitu:

1. Berpikir ala pengusaha sukses dan bukan meniru sikapnya

Jika Anda hanya mengamati tindak-tanduk para pengusaha, tak banyak yang bisa Anda pelajari darinya. Kebanyakan sikap para pengusaha sangat istimewa dan cenderung aneh. 

Meski menunjukkan sikap yang rata-rata berbeda, tapi semua pengusaha sukses menunjukkan pla pikir yang sama.

Singkatnya, para pengusaha selalu menggunakan formula act (bertindak), learn (belajar),build (bangun), dan repeat (ulangi). 

Bagi Anda yang pernah melihat seorang pengusaha terjun ke bisnis yang serba tidak pasti, itu bukan karena dirinya tak mempunyai rencana apapun. Dia bertindak, belajar dari apa yang ditemukannya dan bertindak kembali.

2. Mengikuti kebutuhan konsumen

Menemukan gagasan merupakan hal yang mudah. Bukan tidak mungkin, Anda memunculkan banyak gagasan atau produk baru saat terdesak. Namun gagasan baru bisa tidak bernilai banyak jika hanya memiliki sedikit manfaat. 

Di samping itu, tak ada jaminan ada yang mau langsung membeli gagasan baru Anda. Saat mulai memikirkan sesuatu, konsumen harus jadi prioritas. 

Jika Anda memulainya dengan kebutuhan konsumen, meski produknya belum terwujud, Anda sudah punya pasar sendiri.

3. Jangan ingin kaya

Para pengusaha terbaik tidak menjadikan kekayaan sebagai tujuan awal. Kekayaan hanya dianggap sebagai produk atau hasil dari kerja kerasnya berbisnis.

Alasan Anda tidak boleh fokus pada kekayaan adalah karena ruang gerak akan terbatas dan tidak fokus pada konsumen. Selain itu, Anda juga akan kesulitan menemukan kebutuhan pasar.

4. Memasarkan dengan cara berbeda

Melakukan pemasaran memang seringkali dilakukan dengan banyak spekulasi. Saat yang lain pergi ke kanan, Anda akan mencoba langkah ke kiri. 

Memulai hal yang baru memang berisiko, tapi bertaruh dan mencoba cara yang berbeda bisa jadi jalan menuju keberuntungan.

Namun dalam mencoba hal tersebut, Anda harus menentukan waktu dan tempat yang tepat. Berspekulasi juga harus diiringi dengan langkah-langkah yang realistis dan tidak ceroboh terlebih dalam memasarkan produk.

5. Tidak langsung mulai dengan dana besar

Mendanai perusahaan merupakan hal terparah yang seringkali gagal dipahami para pemula bisnis. Langsung memulai usaha dengan modal besar merupakan langkah yang kurang tepat. 

Meski memang benar, bisnis tersebut bisa membuat orang lain terpukau tapi hanya berlaku dalam jangka pendek. Mengambil langkah kecil saat memulai usaha bisa membantu Anda memperoleh keuntungan besar nantinya.

6. Membangun tim

Pendiri perusahaan harus berani mendelegasikan sebagian tugas pada karyawannya. Satu orang tak bisa melakukan berbagai hal yang bisa membuat bisnis jadi besar. 

Tanpa tim kerja, perusahaan Anda tak bisa bergerak cepat karena semuanya harus melalui keputusan satu orang. 

7. Para pengusaha sukses bermain dengan kekuatannya

Para pengusaha sukses adalah mereka yang berani menerima kekalahannya dan memuji serta memanfaatkan kekuatannya untuk berbisnis. Tindakan tersebut dapat membuatnya berkonsentrasi pada upaya-upaya terbaik yang bisa dilakukan. 

Para pengusaha sukses tak akan terlalu sedih dengan segala kekurangannya. Hal ini mengingat dimana ada inovasi di situ ada pemimpi dan eksekutor mimpi saat seseorang bisa mengubahnya menjadi kenyataan.

8. Mengubah hambatan menjadi aset

Ungkapan mati satu tumbuh seribu memang terdengar klasik bahkan sebagian menganggapnya kuno. Namun para pengusaha sukses menerimanya sebagai suatu kebenaran. Apapun hambatannya para pengusaha sukses selalu mampu mengubahnya menjadi jalan menuju keberhasilan. 

Menerima segala hambatan sebagai aset yang berharga bisa membuat bisnis Anda semakin lancar. Hal ini karena Anda akan fokus pada masalah dan berupaya mengatasinya, bukan menghindarinya seperti yang biasa dilakukan banyak orang. 

Mengatasi masalah hingga ke akarnya bisa membuat Anda melahirkan produk baru bahkan memperoleh pembelian dalam jumlah besar. (Sis/Nur)

Sumber : http://bisnis.liputan6.com/